• DALIL-DALIL
  • Al-Jama'ah
  • Imamah
  • Bae'at
  •  
  • Kamis, 22 Oktober 2009
  • Sudah Saatnya Muslimin Bersatu dengan Khiththah Kenabian , (Author: KH. Abul Hidayat Saerodjie)
  • Kebenaran firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala (surat Al-Anfal 73) dengan sangat jelas dibuktikan dalam panggung sejarah hari ini. Muslimin yang terpecah belah mengalami keterpurukan, bahkan di sana sini berada pada posisi yang sangat memprihatinkan, tertindas, terdzalimi, atau ‘terjajah’.

    Ketidak berdayaan ummat Islam di semua lini kehidupan padahal hidup di negeri-negeri yang dikaruniai kekayaan alam yang berlimpah, ibarat tumpeng yang dikepung oleh orang-orang rakus dan lapar. Muslimin dijadikan bahan rebutan untuk dikuras kekayaannya, padahal jumlah ummat Islam lebih dari satu milyar, punya ahli-ahli nuklir, pakar-pakar ekonomi, para jenderal ahli strategi perang. Tetapi tindakan sewenang-wenang Zionis, Amerika dan sekutunya yang membunuhi ummat Islam di Palestina, Afghanistan dan Iraq hanya dihadapi dengan diam melompong, mengelus dada, sedih, pilu, dan meratap!.

    Keadaan sebaliknya justru diperlihatkan orang-orang kafir yang dengan kompak membangun konspirasi global (persekongkolan iinternasional). Mereka tak henti-hentinya menentang dan menindas kaum muslimin, baik secara terbuka maupun tersembunyi. Lewat strategi operasi intelijen “False Flag” atau ‘bombing carpet’, kaum kufar berhasil menguasai opini dunia dan menyudutkan ‘musuh-musuhnya’ (ZA. Maulani Syndicated Features 8/03). Kejadian-kejadian misterius di sekitar kita, mulai runtuhnya gedung kembar WTC di New York hingga rentetan bom yang meledak di Bali, Philipina, Jakarta, dan tempat-tempat lainnya, disinyalir merupakan bagian dari operasi intelijen tingkat tinggi “False Flag” dengan sasaran tertuduhnya Islam dan muslimin!.

    Secara simultan “stigma labelling terroris” dilancarkan dengan sistematis untuk memperoleh keuntungan ganda dalam memojokkan lawan dan membenarkan tindakan ‘bar-bar’ yang dilakukannya di mata dunia.

    Hanya dengan memberikan alasan melindungi tokoh Al-Qaida, Afghanistan di curahi dengan bom karpet dan Taliban pun digulung habis. Lalu dengan label memiliki senjata pemusnah massal, Iraq di hantam dengan curahan bom yang sama, kini Iran mulai di utak-atik dengan “label” mengembangkan senjata nuklir dan Indonesia pun tidak luput diberi label “sarang teroris”.

    Dengan alasan yang dibuat-buat tanpa kebenaran sedikitpun, bahkan ditentang manusia sejagad, orang-orang kafir secara angkuh melakukan invasi ke negara-negara muslim berdaulat (Afghanistan dan Iraq). Tudingan sebutan teroris, ekstrim, kejam, pelanggar HAM dan sebagainya, justru dipraktekkan dan dipertontonkan secara terang-terangan ke hadapan masyarakat dunia tanpa dapat dicegah.

    Pertanyaannya mengapa bisa terjadi seperti itu?, apakah hal ini akan tetap terus terjadi?, mari kita sejenak tafakur dan merenung. Mungkin ada sesuatu yang tidak beres pada kita sebagai ummat Islam atau ada yang salah dari langkah-langkah kita selama ini.

  • Artikel terkini
  •  
  • Selasa, 27 Oktober 2009
  • PERNYATAAN JAMA’AH MUSLIMIN (HIZBULLAH) ATAS PENYERBUAN ZIONIS ISRAEL KE MASJID AL-AQSHA , (Author: Redaksi Jamaahmuslimin.com)
  • Sehubungan tindakan penyerbuan Zionis Israel ke Masjid Al-Aqsha (Ahad, 25/10/2009) yang menodai kesucian Masjid Al-Aqsha dan mengakibatkan tertumpahnya darah umat Islam tak berdosa yang berusaha mempertahankannya, maka, JAMA'AH MUSLIMIN (HIZBULLAH) menyatakan sikap sebagai berikut :

    1. Mengutuk keras penyerbuan brutal Zionis Israel ke Masjid Al-Aqsha tersebut. Tindakan tersebut merupakan kezaliman yang sangat nyata, sebagaimana frman Allah Subhanahu Wa Ta’ala, ".....

  • Selengkapnya...
  •  
  • Selasa, 27 Oktober 2009
  • Al-Aqsha Dalam Bahaya ! , (Author: eramuslim.com)
  • Kelompok-kelompok fundamentalis di Israel kembali menyerukan para pendukungnya untuk "menyerbu" kompleks Masjid Al-Aqsha dalam beberapa hari ini. Kelompok itu menyerukan pemukim Yahudi untuk memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsha untuk melakukan ritual keagamaan mereka yang rencananya akan digelar hari Minggu (25/10) sore.

    Lembaga Al-Aqsha Foundation dalam rilisnya hari Kamis kemarin menyatakan, kaum Yahudi fundamentalis itu akan memperingati Hari "Temple Mount" di lokasi kompleks Masjid Al-Aqsha, masjid suci ketiga bagi umat Islam se-dunia dan menjadi hak kaum Muslimin di Palestina.

  • Selengkapnya...
  •  
  • Senin, 26 Oktober 2009
  • Sekarang, Selamatkan Al-Aqsa! , (Author: eramuslim.com)
  • Ketegangan berkobar di Masjid Al-Aqsa hari Ahad (25/10) kemarin. Ratusan pasukan Israel menyerbu tempat suci umat Islam itu, memukuli jamaah dan menembakkan peluru gas air mata, peluru karet berlapis, dan melemparkan granat.

    "Mereka memukuli orang dan menodai tempat suci. Mereka mengabaikan kesopanan dan kesusilaan manusia," Adnan al-Husseini, pejabat tinggi Wakf Muslim, mengatakan kepada IslamOnline.net.

    "Mereka mengepung Masjid Aqsha dan mencegah umat Islam mendekati tempat itu."

    Menurut saksi mata, sedikitnya 10 warga Palestina terluka, beberapa parah, sementara yang lain menderita iritasi karena gas air mata. Sebanyak 20 warga Palestina ditangkap.

  • Selengkapnya...
  •  
  • Kamis, 22 Oktober 2009
  • Sudah Saatnya Muslimin Bersatu dengan Khiththah Kenabian , (Author: KH. Abul Hidayat Saerodjie)
  • Kebenaran firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala (surat Al-Anfal 73) dengan sangat jelas dibuktikan dalam panggung sejarah hari ini. Muslimin yang terpecah belah mengalami keterpurukan, bahkan di sana sini berada pada posisi yang sangat memprihatinkan, tertindas, terdzalimi, atau ‘terjajah’.
  • Selengkapnya...
  •  
  • Kamis, 22 Oktober 2009
  • Yahudi Bukan Zionis Menentang Negara Israel , (Author: Ali Farkhantsani MA, Alumni Al-Quds International Institute Yaman)
  • DR. Fathi Abu Yusuf dalam makalah ilmiahnya berjudul Al-Masyru'u Ash-Shahyuni dalam bab Al-Yahudi Ghairu Ash-Shahyuni mengungkapkan bahwa banyak orang Yahudi yang ternyata bukan Zionis. Kelompok ini ternyata pula tidak setuju dengan berdirinya negara Yahudi di Palestina. Mereka berasal dari kelompok Yahudi Ortodoks yang berpusat di Amerika Serikat, dan sebagian kecil ada di Palestina.
  • Selengkapnya...
  •  
  • Senin, 20 Oktober 2008
  • Menetapi Al-Jamaah Sebagai Sarana Mewujudkan Rahmat , (Author: Drs. Yakhsyallah Mansur, MA.)
  • “Dan tidaklah Kami mengutus kamu melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya:107). Ketika menafsirkan ayat ini Ibnu Katsir di dalam tafsir “Al-Qur’an Al-Adzim” menukilkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah, berkata: “Dikatakan, wahai Rasulullah, berdo’alah untuk (kesengsaraan) orang-orang musyrik”. Beliau menjawab,” Sesungguhnya aku diutus bukan sebagai pelaknat, aku diutus hanyalah sebagai pembawa rahmat”.
  • Selengkapnya...
  • Pesan / Masukan untuk Khilafah 'Ala Minhajin Nubuwwah
  • Anda bisa mengirim pesan, masukan atau saran kepada redaksi Khilafah 'Ala Minhajin Nubuwwah
    Nama+HP:
    Pesan:
    Kepada:
  • Berita terkini
  •  
  • Kamis, 22 Oktober 2009
  • Talim Wilayah Jawa Tengah di Prambanan
  • Ta'lim Jama'ah Muslimin (Hizbullah) Wilayah Jawa Tengah insya Allah akan diselenggarakan di Niyabah Prambanan/Surakarta hari Sabtu-Ahad 24-25 Oktober 2009. Pembicara antara lain Ust. Drs. KH Yakhsyallah Mansur,MA. (Bogor), KH Abul Hidayat Saerodjie (Bogor), KH Abdullah Chadziq (Semarang), dan Imaamul Muslimin H.Muhyiddin Hamidy. Bagi yang akan hadir dapat menghubungi Panitia Ust Slamet (081326115251).
  •  
  • Kamis, 22 Oktober 2009
  • Workshop Dinar Dirham
  • Bandung - Majelis Maliyah Pusat Jamaah Muslimin (Hizbullah) menyelenggarakan Pelatihan Kerja (Workshop) Operasional BMT dan Koperasi Dinar-Dirham di Kampus Quantum College Jalan Cisangkuy Bandung tanggal 21-22 Oktober 2009. Pada kesempatan workshop tersebut tampil sebagai pembicara H. Sony Sugema, MBA. (Pendiri dinarku.com), KH Abul Hidayat Saerdojie (Bogor), dan Imaamul Muslimin H. Muhyiddin Hamidy.
  • © 2009 Khilafah 'Ala Minhajin Nubuwwah | views: 0